Tulus

Tulus

Semesta tahu,

bahwa yang dirangkulnya waktu demi waktu adalah kamu.

Semesta paham betul,

bahwa yang menunggunya waktu demi waktu tetaplah kamu.

Semesta tak pernah berbohong,

bahwa sadar tidak sadar—semua yang dilakukannya tetap semu. Untuk kamu.


Purworejo, 3 Des

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELF BEGANDRING

Elegi Lukisan Usang

Paradoks Rasa